
Mohd Salleh Osman
Presint 16, Putrajaya.
GILA
Semakin ramai umat manusia
selesa berwatak gila
melompat sana sini demi sejemput kuasa
mereka lebarkan sayap dosa
hidup didera haloba.
Kami ini
ada yang miskin mengejut
ketika mereka kaya tiba-tiba
jerit kami hanya mengguruh
melingkari sekitar gelap
dentum tak ke mana
terpantul di dinding kenyataan
sedang mereka rancak
meneruskan pacuan.
Jangan kautinggalkan kami
setelah kaugadai maruah kami.

Arjuna Hiqmah Lubis
Kuching.
Mudahnya Aku Terkayuh
Perlukah aku memberi tahu
bahawa aku sudah tiba
sedangkan kau tidak lagi menanti.
Kuteringat akan kata yang penuh erti
yang pernah terucap meski seakan bercanda
tapi bagiku, candamu lebih dari serius
untuk dijadikan petunjuk ke mana aku harus pergi.
Pabila memang benar kaupunya hati
tentu kau takkan pergi dan setia sampai mati
kini terasa lain dari biasanya
kau seakan punya dua hati yang saling berganti.
Dulu kau seperti pelukis yang selalu mewarnai hariku
kau buat aku tersenyum dan tertawa
hanya dengan goresan penamu
begitu gampang aku terkayuh
meski tanjakan berbatu tak terasa lagi bagiku.
Hai malam yang mencari pelita
jadikan aku temanmu
sesungguhnya aku
salah seorang yang ikut mencari
dalam gelapnya malam.

Erik Kehi Maumere
12 Februari 2021.
SERPIHAN DUKA
Selepas gerimis di Khamis yang manis
engkau berlabuh pada hati yang baru
rupa yang manis bersanding manja
pada raga yang tak semestinya di sampingmu.
Inikah yang dinamakan duka
harus memilih melepas dari pada memiliki
aku pernah bermimpi memilikimu
namun pasrah dan perih milikku saat ini.
Di atas harap yang panjang
untukmu tinggal bayang yang lalu sehabis gerimis
kita adalah aku dan kamu yang tinggal serpihan kenang
asaku tinggal merapal ajal pada luka yang dalam.



